Senyum-senyum Rasulullah...

2/21/2008 / Diposting oleh iffah syahidah / komentar (0)

Senyum adalah suatu amal yang mudah dilakukan, namun memiliki nilai ibadah jika kita melakukannya karena Allah, berikut ini kisah-kisah yang menceritakan tentang hal-hal yang membuat Rasullah (insan paling mulia) tersenyum:

1.Senyum Setahun

Pada suatu ketika Sayyidina Abubakar ra pergi ke Basra untuk berdagang. Dalam perjalanan ini ia disertai oleh Nu'aiman bin Amru, orang yang paling terkenal lucu dikalangan Ansor. Banyak leluconnya yang menyebabkan Rasulullah saw menjaditertawa, sehingga setiap kali Rasulullah berjumpa dengan Nu'aiman, beliau tidak dapat menahan diri untuk tersenyum.

Pada perjalanan menuju ke Basra itu, ikut pula menyertai mereka seorang pegawai Sayyidina Abubakar ra, yang bernama Suwaith bin Haramalah yang bertanggung jawab dalam masalah urusan logistik/makanan.

Ketika Abubakar ra meninggalkan mereka untuk sementara waktu, maka Nu'aiman mendatangi Suwaith serta meminta makanan. Suwaith menolak untuk memberikannya, sampai Abubakar ra datang kembali. Mendengar jawaban Suwaith, Nu'aiman bersumpah akan membalas perlakuan Suwaith tersebut. Dia lalu mendatangi suatu kaum dan menawarkan kepada mereka seorang budak yang hendak dijualnya. Dan mereka bersedia untuk membeli budak yang ditawarkannya itu.

Kemudian Nu'aiman berkata kepada mereka: " Budak ini bayak bicaranya. Nanti, dia pasti akan mengatakan: Saya bukan budaknya, saya orang bebas dan seterusnya. Dan kalau nanti ia berkata demikian, tinggalkanlah dia, jangan dibeli serta jangan merusak budakku." Lalu mereka berkata: Tidak, kami akan tetap membelinya dan kami tidak akan peduli dengan ucapannya.

Lalu jadilah mereka membelinya dan dibayar, tanpa memberitahukan sama sekali kepada Suwaith. mereka melepaskan surbannya dan digantungkan dilehernya serta tidak menghiraukan perlawanan yang diberikan Suwaith.

Ketika Abubakar ra tiba kembali serta menanyakan diman Suwaith berada, maka Nu'aiman menceritakan segala kejadian yang telah berlalu. Abubakar ra segera menyusul rombongan kaum yang telah membeli Suwaith tersebut, lalu ditebus kembali dan dibawanya pulang.

Pada saat disampaikan peristiwa ini kepada Rasulullah saw, beliau ketawa atas perbuatan Nu'aiman tersebut, dan selama setahun bila melihat Nu'aiman beliau selalu tersenyum.
2. Umar ra dan Wanita-wanita Quraisy

Pada suatu ketika Sayyidina Umar ra meminta izin untuk bertemu RAsulullah saw. Sedangkan pada saat itu terdapat beberapa orang wanita Quraisy yang sedang menanyakan beberapa masalah dan terdengar mereka berbicara dengan riuh, ramai serta suara keras.
Ketika Umar ra masuk, mereka segera diam dan membetulkan kerudung mereka masing-masing. Melihat kejadian demikian Rasulullah saw tertawa.
Waktu melihat Rasulullah saw tertawa, Umar ra bertanya kepada beliau:"Mengapa engkau tertawa ya Rasulullah?
Nabi saw menjawab:"Saya heran, ketika wanita-wanita itu mendengar suaramu, cepat-cepat mereka membetulkan letak kerudung mereka."
Mendengar ucapan Rasululah saw tersebut Umar ra berkata: "Sepantasnya engkaulah, ya Rasululah yang lebih disegani dari pada aku."

Kemudian Umar ra mendekati para wanita tersebut dan berkata: " Kalian melawan diri kalian sendiri, mengapa kalian lebih takut kepada saya dari pada kepada Rasululah?"

Wanita-wanita itu menjawab: " Engkau berhati kasar dan lebih keras dari pada Rasululah."


Mendengar apa yang dikatakan oleh para wanita Quraisy tersebut Rasululah saw lalu berkata: "Hai Ibnul Khattab, demi Allah apabila setan berjumpa dengan engkau di jalan yang engkau lalui, maka dia akan menjauh dan melewati jalan yang lain."(riwayat Bukhori)

Label: